Rombongan Safari Ramadhan ini, telah melakukan Safari Ramadhan (Perjalanan Ramadhan, red) ke empat desa yang berbeda di Palolo yaitu, Desa Petimbe, Desa Makmur, Desa Ranteleda, dan Desa Berdikari yang dilakukan selama tiga hari dari 8-10 september kemarin. Selama beberapa hari, mereka menginap di ruangan yang ada di Sekolah Al Khairat Makmur Jaya Palolo, dengan disambut hangat oleh Kepala Sekolah tersebut secara langsung.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, dengan melakukan ceramah agama di empat desa tersebut. Ceramah agama diawali oleh rombongan mahasiswa yang mendapat jadwal di malam pertama, serta rombongan dosen yang dipimpin langsung oleh Rektor Untad di malam kedua. Sedangkan pada siang hari di hari kedua, juga diadakan pelatihan remaja di Palolo oleh LDK UPIM. Kegiatan ini tentu saja dapat mempererat tali silaturahmi antara pihak Untad dengan masyarakat di Palolo, yang kebetulam Untad memiliki kebun percobaan di daerah tersebut.
Rektor Untad, Drs Sahabuddin Mustafa, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Palolo yang sudah dengan senang hati menerima kedatangan Tim Safari Ramadhan Untad. Sahabuddin juga mengatakan ada rasa kesyukuran yang luar biasa bagi civitas Untad, sehingga dapat bersilaturahmi dengan masyarakat Palolo.
“Kedatangan kami tidak membawa bantuan apa-apa untuk masyarakat Palolo, tapi malam ini kami membawa rombongan penceramah. Sehingga, insya Allah berguna menambah pengetahuan agama, serta d
apat mencerahkan spiritual masyarakat,” ungkapnya.Begitu low profile-nya Sahabuddin, hingga ia berucap demikian. Padahal rombongan Untad membawa atau menyiapkan beberapa bahan sembako, yang oleh inisiatif LDK UPIM disedekahkan kepada masyarakat Palolo, melalui masjid-masjid di beberapa desanya. Sedekah yang mereka berikan berupa beras, beberapa gula pasir dan blek susu.
Ketua LDK UPIM, Rusli, sangat bersyukur karena suksesnya kegiatan ini.
“Selaku panitia pelaksana, kami sangat berterima kasih diberikan kesempatan untuk ikut terlibat memfasilitasi kegiatan ini. Semoga, ini bukanlah silaturahmi yang pertama dan terakhir bersama masyarakat Palolo. Saya berharap, ke depannya akan banyak kegiatan keagamaan yang dapat dilaksanakan atas kerjasama dengan masyarakat setempat” pungkasnya. (Dept. Humas & Litbang)



.jpg)



