BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM...

Kamis, Juni 18, 2009

KABAR DARI LUAR

Salam kangen dari jauh, pa kabar mujahid Istiqamah, roda kehidupan terus berputar yang tidak terasa telah mengantarkan aku pada keadaan yang aku alami saat ini. Untukmu teman-temanku, adik-adikku, saudara ku, kutulis risalah ini sebagai berita akan kehidupan luar yang penuh dengan perjuangan dan tantangan yang jauh lebih berat dari kehidupan pondok yang kita alami bersama dulu.

Saudaraku…. Kehidupan luar benar-benar penuh dengan tantangan dan rintangan yang kadang harus mencucurkan air mata, demi sebuah perjuangan “fi ai ardin tato’ anta masuluun an islamiha”.
Tamat dari pondok bukan berarti tamat mempelajari agama, tapi justru memaksa kita untuk lebih mendalami agama, sebab jika tidak salah-salah kita akan menjadi korban kehidupan luar yang serba bebas, yang tidak mengenal displin lagi, tapi disitulah akan di lihat siapa yang mencari ilmu di pondok dan siapa yang mencari kelas.

Saudaraku…. Jadikanlah masa belajarmu di pondok sebagai sarana untuk membekali diri guna menghadapi episode selanjutnya, perkayalah dirimu dengan berbagai macam wawasan dan pengalaman yang akan menjadi bekalmu kelak, sebab sebagai seorang muslim tujuan hidup kita hanyalah satu yaitu untuk menyembah Allah, (inna khlaqtul jinna wal insa illa liya’budun).

Saudaraku…. Pabila kalian mengalami kehidupan luar (khususnya untukmu teman-temanku kelas 6 yang tidak lama lagi akan mengakhiri masa belajarnya di pondok). Pesanku sebagai saudara sesama muslim, janganlah kalian menjadi pemburu materi, tapi jadilah pemburu ridha Ilahi, sebab bila harta yang menjadi tujuan kalian mungkin kalian akan mendapatkannya, tapi tidak ridha Allah. tetapi sebaliknya jika ridha Allah yang menjadi tujuan kalian insya Allah kalian akan mendapatkannya, jika Allah telah ridha terhadap kalian, sebab Dialah yang maha kaya insya Allah hartapun akan kalian dapatkan. Ingat harta atau materi hanyalah faktor pendukung guna kelangsungan hidup bukan tujuan.

Saudaraku….. untukmu yang saat ini menggenggam amanat sebagai pengurus OPPM jadikanlah amanat tersebut sebagai sarana guna menggapai jannah, sebab jika kalian ikhlas, ridha, yakinlah Allah tidak pernah lalai dari melihat hamba-Nya, dan insya Allah semua itu akan di catat oleh malaikat sebagai amal kebaikan yang akan kalian dapatkan balasannya di hari kemudian, dan ingat janganlah amanat tersebut yang menjadi penyebab azab Allah terhadap kalian. (man ya’mal mitsqola zarratin Khaira yara’ wa man ya’mal mitsqala zarratin syarra yara’). Untuk mu adik-adikku shalatlah bukan karena takut kepada ustadz atau kepada pengurus tapi karena Allah, sebab Ustadz ataupun pengurus mungkin akan lalai dari memperhatinkan kamu tapi tidak demikian dengan Allah, ingat !!! Allah mengawasimu 24 jam.

Selamat berjuang kawan, selamat berjuang teman, li I’lai kalimatillah. Allahu Akbar.!!! Minni akhukum fillah. Ari Fahri.


Ary Fachry adalah pengurus UPIM alumni Ponpes Istiqomah Ngatabaru Palu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

seNd yOur criTiCs N adViCes pLiZzz...!

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):