BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM...

Kamis, Juni 18, 2009

PEMUDA MUSLIM WAJAHMU KINI.....?

Degradasi moral yang menimpa pemuda muslim bukanlah hal baru untuk dibicarakan pada abad ini, semua pun tahu kalau saat ini generasi muda umat ini tengah mengalami masa-masa sulit, berbagai menu kebobrokan kini tersedia dengan berbagai macam pilihan, mulai dengan pergaulan bebasnya, style dan mode pakaiannya, sampai dengan free seksnya, ternyata berhasil membuat tidak sedikit pemuda muslim yang kehilangan arah serta jati dirinya sebagai seorang muslim, lebih parah lagi tidak sedikit dari mereka yang merasa risi untuk menunjukkan jati diri mereka sebagai seorang muslim, singkat kata “they shy to show that they are a Moslem”.

Arus informasi yang begitu cepat, pertukaran budaya yang sudah tidak mengenal ruang dan waktu, ternyata berdampak besar terhadap pola pikir dan tingkah laku para pemuda-pemudi Islam, yang akhirnya menganggap bahwa apa yang berasal dari barat itulah yang terbaik dan patut untuk di contohi, maka berkembanglah paham sekularisme, hedonisme, kapitalisme, serta isme-isme lainnya yang notabenenya neh…sangat, sangat jauh and bertolak belakang dengan prinsip Islam yang yakin bahwa kebenaran hanyalah bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah sebagai rujukan. Kalau diibaratkan sebuah penyakit maka apa yang dihadapi oleh mayoritas pemuda kita saat ini sudah masuk kategori kronis……wah ….separah itukah ??? ya …. Seperti itulah kondisi generasi kita, mari kita lihat bersama fakta yang terjadi saat ini. Mulai dari budaya pacaran, pemuda kita sudah berhasil dikalahkan, maju selangkah melihat trend and mode fashion, lagi-lagi generasi kita tak mampu bertahan, semua itu bisa dilihat dari minimnya minat mereka terhadap apa-apa yang berbau Islam. Orang yang taat beribadah, rajin pergi kemesjid, sering diidentikkan dengan orang yang kolot, ketinggalan zaman, atau mungkin tidak mengikuti perkembangan zaman, benarkah begitu…?

Meminjam syair nada izzatul Islam yang katanya “Untuk itu sebuah seruan harus segera dilantunkan untuk kembalikan harga diri umat dan agama ini yang telah lama tercabik dihinakan”. Maka peran generasi muslim sangatlah ditungguh untuk bisa menunjukkan kepada dunia bahwa generasi-generasi pejuang umat ini masih ada dan akan tetap terus berjuang mangusung panji Islam hingga titik darah terakhir. Tanpa pernah peduli seberat apa beban yang akan di hadapi, yang pasti seluruh gerak dan langkah akan di korbankan untuk kejayaan islam dan kaum muslimin guna mencapai cita-cita mulia Isy kariiman au mut syahida, hidup mulia atau mati syahid”

KARYA : koord. Kaderisasi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

seNd yOur criTiCs N adViCes pLiZzz...!

Your Name :
Your Email :
Subject :
Message :
Image (case-sensitive):